
Sebagian besar para pejabat tinggi sebuah perusahaan dapat di kategorikan tidak seperti pegawai lain pada sebuah perusahaan. Manager atau direktur perusahaan berhak atas segala hak yang menjadi sebuah kebijakan pada perusahaan itu sendiri. Sehingga tidak sama seperti peranan pegawai yang lainya. Saya mencoba menganalisa profesi apa yang biasanya di miliki oleh pera pemimpin pada perusahaan tinggi atau menengah. Sehingga saya dapat mengerti dan membandingkan apakah mudah menjadi seorang pemimpin (Leader) pada sebuah perusahaan.
Profesi menjadi seorang pemimpin sangat tidaklah mudah mudah, mereka harus memecahkan segala masalah ataupun mengatur langsung setiap perkembangan maupun permasalaha yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Maka dari itu para pemimpin tidak hanya mempunyai satu profesi saja sebagai boss atau sebagai kepala perusahaan. Berdasarkan kebanyakan profesi yang dimiliki oleh para manager yaitu mereka harus tau secara langsung setiap sumber daya manusia yang akan di rekrut pada perusahaan. Mereka harus memiliki hak penuh untuk merekrut para pegawai atau karyawan yang akan ia pimpin. Profesi seperti ini biasanya cenderung menjaidi seoran HRD atau human resorce department. Sehingga pemimpin dapat lengsung mengetahui seberapa jauh perusahaan itu berkenbang bahkan seberapa baik perusahaan itu maju. Spekulasi ini menimbulkan asumsi saya bahwa rata-rata profesi yang dimiliki oleh para pejabat tinggi perusahaan yaitu sebagai human resource department. Meskipun tidak setiap pemimpin perusahaan memiliki profesi yang sama. Semoga ini menjadi pelajaran yang berarti bagi saya atau bagi pembaca untuk menjadikan hal ini sebagai pengetauan yang bermanfaat.
artikel ini sudah termuat di WARTA WARGA UNIVERSITAS GUNADARMA
by: SLAMET URIF UDIN
Archive for April, 2010
STANDAR KOMPETENSI

Persaingan tidak hanya terjadi di dalam negara sendiri saja. Menurut saya persaingan selalu terjadi di berbagai negara maju di dunia. Yang dapat menjadikan suatu negara dapat berkembang lebih pada era kompetensi dunia. Dari pandangan yang dapat saya perhatikan standard kompetensi ini sangat perlu di perhatikan. Seperti:
1. Memahami kondisi perkembangan negara di dunia
Indonesia merupakan negara yang terus berkembag pada persaingan dunia. Angapan saya esbagai warga negara indonesia mungkin sangat yakin bahwa di tahun-tahun mendatang indonesia dapat menjadi lebih berkembang di era-era mendatang, Tentunya di bidang IT. Sehinga saya sebagai warga negara indonesia yang mengenyam bidang IT menjadikan kompetensi ini sebagai acuan dan motivasi.
KOMPETENSI DASAR YANG AKAN DICAPAI
1. Mengidentifikasi ciri-ciri Negara berkembang dan negara maju
INDIKATOR.:
•Mengidentifikasi ciri-ciri negara berkembang dan negara maju.
•Mengidentifikasi pengelompokkan suatu Negara sebagai Negara berkembang dan Negara maju
•Membuat peta wilayah persebaran negara maju dan negara berkembang.
•Memberi contoh negara-negara yang tergolong Negara maju dan negara berkembang.
Dalam mencapai sebuah kemajuan suatu negara, tidak akan terlepas dari pengaruh ari luar dan potensi dari dalam negeri. Proses perjuangan untuk mencapai kemajuan tersebut tentu menimbulkan dampak dan menghadapi berbagai kendala. Indonesia sebagai negara besar di Asia Tenggara harus siap bersaing dengan negara lain mencapai kemajuan sejajar dengan negara maju di dunia.
A. INDONESIA SEBAGAI NEGARA BERKEMBANG
Negara-negara di dunia dapat digolongkan menjadi dua yaitu negara maju dan negara berkembang. Kita tentu pernah mendengar nama-nama negara seperti Amerika Serikat, Jerman, Jepang, Australia, dan Singapura. yang dapat kita bandingkan antara negara – negara tersebut dengan negara kita.
Untuk menentukan suatu negara digolongkan ke dalam negara maju atau negara berkembang, dapat dilihat pada ciri-cirinya seperti:
1. Pendapatan perkapita penduduk
2. Tenaga kerja di sektor primer
3. Kualitas Sumber Daya Manusia, yang meliputi;
a. tingkat pendidikan
b. kualitas kesehatan
c. konsumsi makanan/pemenuhan gizi
1. Penggunaan Sumber Daya Alam
2. Pertumbuhan Penduduk
artikel ini sudah termuat di WARTA WARGA UNIVERSITAS GUNADARMA





